Sahabat...
Banyak orang sukses terlahir dari kondisi keterpurukan. Dari kondisi serba minim yang dia punya. Dari kondisi cacian, pandangan sinis sekitar yg ditujukan padanya.
Banyak orang sukses terlahir dari kondisi keterpurukan. Dari kondisi serba minim yang dia punya. Dari kondisi cacian, pandangan sinis sekitar yg ditujukan padanya.
Kondisi semacam ini, bukan menyurutkan asanya, bukan membuat ia malah makin terpuruk. Justru kondisi inilah yg membuatnya bangkit, melompat begitu tingginya dan kokoh menjulang.
Kata Motivator ternama, ini namanya *Dendam Positif* , tapi saya lbh menyukai dg istilah *Energi Positif*.
Energi postiflah yg mengubah kondisi yg sangat mencekam, sangat membuat hati teriris dan mata menangis, menjadi senyum merekah d esok hari.
Sahabat, jika kondisi kita dalam keadaan terpuruk, terjepit, ngga dipandang sama manusia, bahkan sebagian menghindari dari kita, dan saat itu Sahabat berazzam, bahwa HNI bisa menjembatani untuk keluar dari kondisi ini, maka hanya satu kata: *TEGUH* . Teguh memegang Prinsip, bahwa kondisi saya insya Allah bisa berubah seiring dg kesuksesan saya di HNI. Pegang itu, dan fokuslah.
Tak usah hiraukan omongan negatif kiri kanan. 'Mimpi kaleee'.
Karena mereka tak kan pernah mau bertanggung jawab, jika situasi kita tambah memburuk.
Karena mereka tak kan pernah mau bertanggung jawab, jika situasi kita tambah memburuk.
Jika kita ikutan omongan mereka, mundur teratur dari barisan Pejuang HNI dan kita makin terpuruk, tak bisa bangkit2, sementara anak2 kita makin besar, makin banyak butuh biaya, yang nyinyir pada kita, tak kan pernah mau bertanggung jawab terhadap omongannya, yg mengakibatkan kita mundur.
Apakah dia mau menanggung beban kita? *TAK KAN PERNAH MAU*. Maka jalan satu2nya adalah terus bergerak, terus melangkah, tak usah hiraukan cibiran kanan kiri. Tak usah hiraukan cemoohan sekitar, tekadkan dg kuat *Akan saya tunjukkan BAHWA SAYA , BISA* ✊✊✊
Sukses di HNI, buat diri kita sendiri. Tak usah negatif, 'nanti Mentor saya tambah sukses dong'. Ini kalimat fatal yg sangat meracuni otak kita.
Kita tak pernah bisa menjadi besar, jika di dalam fikiran kita, msh tersimpan kata2 itu.
Camkan benar2, bahwa *Sukses di HNI adl untuk DIRI KITA SENDIRI* . Masalah Mentor kita ikut kecipratan dg kesuksesan kita, itu adl HAKnya, krn dg wasilah mereka, kita jd kenal HNI.
Dan Mentor tak kan bisa sesukses kita, jika dia berpangku tangan. Marketing Plan kita sangat adil, *siapa yg berprestasi, maka dialah yg akan paling banyak menikmatinya*
Maka hanya satu tekad, jika kita terpuruk saat ini, tiada lain, jadikan keterpurukan kita mjd *MACAN* buat diri kita.
Macan yg membuat kita lari terbirit birit mengejar sukses di HNI. Karena jika kita berleha leha, maka *MACAN* tadi suatu saat akan menerkam kita, dan kita tak punya waktu lagi untuk mrnghindar darinya.
Macan yg membuat kita lari terbirit birit mengejar sukses di HNI. Karena jika kita berleha leha, maka *MACAN* tadi suatu saat akan menerkam kita, dan kita tak punya waktu lagi untuk mrnghindar darinya.
Sahabat, ubahlah energi negatif yg kita terima saat ini, menjadi energi positif, yg makin melecut diri kita untuk melompat tinggi meraih prestasi.
Pesan saya, jangan sekali kali justru kita mjd Tukang Pencibir, yg mengolok olok orang yg sedang berjuang. Yang nyinyir menghambat Saudaranya yg sedang tertatih tatih menggapai ASA. Karena nyinyirnya kita, justru akan menjadi *PER* bagi dirinya, yg semakin di injak, maka akan semakin menjadi pijakan lompatan tinggi buat dirinya. Dan dia mrninggalkan kita di belakang dg perasaan malu tak terperi dg tabiat buruk kita.
Sahabat...tetaplah positif, krn energi positif melahirkan kebaikan kebaikan, yg insya Allah hasilnya bukan hanya akan kita nikmati di Dunia ini, namun akan berbalas keindahan di akhirat kelak❤❤❤
Copas dari ibu Fidhoh Threeyati
Tidak ada komentar